Dta Pelanggan SIM Card dilindungi UNDANG-UNDANG Negara Republik Indonesia

SIM Card

Data Pelanggan SIM Card Telah Dilindungi UU

JPP, JAKARTA – Kekhawatiran pelanggan SIM card atas keamanan data kependudukan dijamin oleh UU Administrasi Kependudukan.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh pada Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk “Kontroversi Registrasi SIM Card: Nyaman, Aman, dan Menguntungkan Siapa?” di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

“Saat ini, ada enam pasal dalam UU Administrasi Kependudukan yang bisa dipakai sebagai dasar perlindungan data kependudukan,” katanya.

Pasal-pasal tersebut, menurut Zudan, adalah 13, 58, 64, 79, 83, dan 85. Dalam aturan itu, sambung dia, diatur adanya sanksi denda bagi pelanggar maksimal Rp1 miliar atau kurungan 10 tahun.

Sementara itu, Dirjen PPI Ahmad M Ramli menegaskan bahwa sebagai langkah untuk memperkuat perlindungan data pribadi, pihaknya telah berinisiatif untuk mendorong RUU Perlindungan Data Pribadi masuk dalam Prolegnas 2018.

“RUU PDP sudah mendapat prioritas untuk dibahas di Prolegnas 2018 atas inisiatof Kemenkominfo,” tuturnya.

Walau begitu, Ramli menegaskan, sebagaimana yang disampaikan Zudan, dalam UU 24 /2013 tentang Adminduk sudah ada pelarangan penyebarluasan NIK dan penyalahgunaan NIK.

Turut hadir sebagai narasumber FMB 9 Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) I Ketut Prihadi Kresna dan Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys.

Sumber : https://jpp.go.id/polkam/regulasi/31…-dilindungi-uu

 

Iklan

Tips Membuat Tugas Akhir Skripsi Cepat Selesai

Skripsi merupakan karya tulis ilmiah hasil penelitian mandiri yang wajib dilakukan bagi setiap mahasiswa tingkat akhir dalam rangka untuk memenuhi persyaratan memperoleh derajat kesarjanaan (strata satu).

Banyak sekali mahasiswa pada saat waktu membuat penulisan tugas akhir ini yang masih blank mau membuat karya ilmiah apa. Dan kadang kala mahasiswa tersebut enggan menemui dosen pembimbing dan lebih parah lagi dalam pikiran atau bayangan mereka membuat karya ilmiah atau tugas akhir itu sangat berat.

Lebih lanjut, silahkan baca di halaman-halaman berikut ini:

Tips Membuat Tugas Akhir Skripsi Cepat Selesai

Pengajuan Judul Komprehensif STMIK Muhammadiyah Jakarta

Ketentuan Penyusunan / Penulisan KOMPREHENSIF :

  1. Jumlah lembar Komfre mulai dari DAFTAR ISI sampai akhir BAB IV (antara 25 – 30 Lembar).
  2. Margin, spasi dan ukuran kertas sama dengan aturan SKRIPSI.
  3. Setelah Komfre lulus disidangkan, selanjutnya dibuat dalam bentuk seukuran buku.
  4. Pembuatan Hard Cover untuk kompre dibuat kolektif oleh pihak kampus, Mahasiswa/i hanya menyerahkan printout isi dari mulai halaman pengesahan sampai batas akhir Bab IV. Jika Pengajuan judul disetujui oleh pihak PUSAKA maka mahasiswa dapat mengambil Sertifikat “Visualisasi Basic Islam” tentu bagi yang sudah mengikuti kegiatan dan melunasi pembayaran kegiatan Visualisasi Basic Islam Sebesar Rp.600.000,-
  5. Selanjutnya Mahasiswa/i dapat menyusun dan mulai menulis komfre.
  6. Setelah komfre selesai, silahkan ajukkan kepada Kajur (Kepala Jurusan) sesuai jurusan yang diambil, untuk proses SIDANG KOMFREHENSIF dgn persayaratan sbb : Melampirkan Sertifikat BA (Baitul Arqom), Melampirkan Sertifikat Vibi (Visualisasi Basic Islam), Telah disetujui dan ditandatangani oleh KAJUR.